Kewajiban dan Larangan Para Pendaki

Sanggrahan Pecinta Alam ( SAPALA)

Kegiatan pecinta alam dan pendakian gunung merupakan salah satu kegiatan yang cukup favorit dikalangan generasi muda dan mahasiswa. Hal ini merupakan suatu hal yang positif di tengah-tengah budaya glamour dan budaya pop generasi muda Indonesia sehingga dapat menjadi penyeimbang bagi gaya hidup mewah dan verbau narkoba tersebut. Namun demikian hal-hal positif tersebut mestilah dilakukan dengan tindakan-tindakan postif dalam langkah-langkah yang nyata dan berdisplin tinggi.

Suatu contoh masalah kotornya jalur pendakian gunung Semeru yang tentu saja sangat memprihatinkan bagi para pendaki dan pencinta alam itu sendiri, pemerhati lingkungan maupun masyarakat yang lama-kelamaan akan terpengaruh karena efek yang kurang baik. Oleh karena itu disini akan dikemukakan beberapa larangan dan tips bagi para pendaki dan pecinta alam supaya berprilaku lebih baik dan berdisiplin tinggi dalam kegiatannya. Menurut himpunan pecinta alam se-Indonesia dari berbagai sumber yang meliputi para pecinta alam dan pemerhati lingkungan dapat dikemukakan tiga larangan dan tips utama jika kita mendaki gunung sehingga lebih bermanfaat bagi alam dan manusia.
Pertama, tidak boleh mengambil apapun dari  gunung yang didaki kecuali mengambil foto atau gambar. Hal ini enting dipahami bagi para pendaki sebab ketidak displinan seorang individu akan menyebabkan ratusan orang bahkan ribuan orang melakukannya dan jika dibiarkan berhari-hari, berbulan dan bertahun-tahun akan menyebabkan hilangnya kekayaan gunung yang akan dikagumi dan dilestarikan dan pastinya merugikan diri sendiri INGAT..!!!
Kedua, tidak boleh meninggalkan sesuatu apapun di gunung kecuali jejak. Yang perlu diperhatikan disini adalah larangan bagi para pendaki dan pecinta alam supaya tidak meninggalkan sesuatu yang biasanya berupa barang-barang bawaan yang sudah tidak diperlukan lagi dan menjadi sampah sperti bungkus mi instan, kaleng sardewn maupun bungkus rokok seba jika bertahun-tahun dilakukan oleh banyak orang tentu saja akan menjadi lautan sampah yang ada diatas gunung.
Ketiga, tidak boleh membunuh sesuatu di gunung kecuali waktu. Hal ini sangat penting karena dengan adanya menahan diri untuk melakukan pembunuhan secara otomatis kita akan menjaga flora dan tumbuhan gunung maupun fauna yaitu hewan apapun untuk terus hidup dan menjaganya dari kepunahan. (sur/pim)
Kewajiban
Pendaki disarankan didampingi oleh seseorang yang sudah berpengalaman dalam hal pendakian dan orang yang bisa dijadikan ketua dalam memipin pendakian orang yang sudah banyak jam terbangnya dalam hal gunung” apabila anda tak mempunyai orang yang berpengalaman dalam hal pendakian ( anda masih pemula di kegiatan pecinta alam ini) ada baiknya anda minta petugas/ranger sana menemani pendakian anda.
– Wajib mengikuti tes tertulis sebagai syarat penerbitan surat ijin pendakian.- Wajib menerima blanko temuan sebelum melakukan pendakian dan menyerahkan blanko tersebut kepada pertugas setelah    selesai melakukan pendakian.- Membawa perlengkapan pendakian yang memadai, berupa jaket, baju hangat, sarung tangan, ponco/jas hujan, dll.

– Membawa perbekalan secukupnya (makanan, minuman, dan obat-obatan).

– Menyerahkan surat ijin pendakian/SIMAKSI kepada petugas pada saat masuk dan keluar kawasan.

– Pemeriksaan barang bawaan sebelum melakukan pendakian dan pemeriksaan sampah bawaan setelah melakukan
pendakian.

Dilarang

– Mengambil, memetik,memotong tumbuhan dan atau bagian-bagiannya serta membawanya ke tempat lain.

– Menangkap, membunuh dan melukai satwa yang ditemui di kawasan.

– Membawa miras, obat terlarang, alat musik (gitar, piano, harmonika, dll), alat elektronik (radio komunikasi, radio, tape,    walkman, gamewatch,  wireless, dll), binatang peliharaan, senjata api, senapan angin, golok, alat berburu, sabun,    odol,   shampoo dan sejenisnya.

– Merusak, mengotori atau melakukan corat-coret pada bangunan/pohon/batu, melakukan pencemaran (sungai, mata air,    aliran air,membuang sampah).

– Membuat api unggun dan atau perapian.

sapala@copyright

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: