SAPALA mengapai Puncak SEJATI 3344 Mdpl

 SAPALA

Untuk mendaki Gunung Raung via Kalibaru perlu izin khusus, kita dapat melakukan perizinan dan lapor di polsek Kalibaru atau para pendaki biasa bertemu dengan Pak Soeto(Basecamp Pendaki). Di rumah Pak Soeto kita dapat menginap dan mencari info-info terkait Puncak Sejati Raung.

dan Berikut Pos dan nama-nama pos yang akan kita lewati saat pendakian gunung raung via Kalibaru
Basecamp Rumah Pak SUTO
Pos 1/ Pos  – Gareng,Pos 2/ –  Pos Semar – Camp3 -Camp 4-Camp -Camp 5 – Camp 6 – Camp7 – Camp 8 – Camp 9 – Puncak Bendera  -Puncak17 – Puncak Tusuk Gigi – Puncak Sejati Raung 3344Mdpl

Dan Berikut Cerita saya mengapai Puncak Sejati Mt.Raung  ( Gunung Tersulit Se-Jawa )

Pendakian Raung Sejati Via Jalur Kalibaru

Ekspedisi Sapala
Kali ini perjalanan kami tujuannya adalah Gunung Raung Puncak Sejati Via Kalibaru beranggotakan 1 Tim 2 dari Jakarta dan 2 anak Sidoarjo jadi kami berjumlah 4 orang. Perjalanan kami di mulai dari Jakarta tanggal 5 November 2013 dan Tujuan pertama kami yaitu ke Surabaya St.Gubeng karna kami ingin berjumpa dan bertemu salah satu sahabat pencinta alam surabaya yang sebelumnya kami berjanjian bertemu di stasiun Gubeng.


suasana dikereta 

Jembatan Suramadu

Sampai di MADURA

                                                                   Sampai di MADURA
Mempersingkat Cerita kami sudah sampai di surabaya dan kami menginap di sana dan kami sempat di ajak keliling” kota seurabaya bahkan sampai MADURA Kami semua tiba di Depan Stasiun KALIBARU jam 03:00 dan Tiba di Basecamp tanggal 7 November 2013 Jam 6 Pagi, dan Rencana memulai pendakian Jam 10:00.
dan Sebelum kami start pendakian kami mengurus Ijin Pendakian di Kantor Polisi terdekat karna pendakian ke raung harus menggunakan surat ijin dari kepolisian setempat dan kami jg ingin menjemput salah satu teman kami di Stasiun kali baru Mereka adalah anak Banyuangi dan teman kami saa kami melakukan pendakian ke Gunung Slamet dan mereka sebagai tuan rumah mereka ingin menemani kami pendakian tapi anehnya dia anak banyuangi tapi belum pernah naik Gunung Tersebut, tanpa berpikir panjang ya udahlah kami jadi beranggotakan 7 Orang itung” ngeramein dan anak Banyuangi benar” sahabat Kami tapi disaat kami ingin menjemput salah satu teman kami anak Surabaya tak mengijinkan dia ikut bareng pendakian sama kita karna dengan alasan takut ngerepotin dan alat Climbing yang Pas”an,
karan kami ga enak kami sudah mengajak anak banyuangi kami tetap ajak Anak Banyuangi karna sahabat saya Ya Anak Banyuangi bukan Surabaya Pedebatan panjang terjadi dan mempercepat Certita aja
kami Semua sudah berkumpul dan sampai di Basecamp Pak Suto,
yang Berangotakan 2 Anak Jakarta 1 Surabaya 1 Sidoarjo dan 3 Banyuangi Kami menjadi 7 anggota
Kami Makan
, Kami Prepare Barang dan Kami Pelajari Peta Fotografi Skala 1:50.000,- yang di kasih sama pak suto untuk panduan kami jalan karna kami semua belum ada yang pernah naik ke Puncak Sejati

  Basecamp (Rumah Pak Soeto) – Pos 1


Bisa ditempuh dengan dua cara, berjalan kaki atau ojek. Kebanyakan pendaki menggunakan jasa ojek kesana. Karena jalur yang ditempuh agak jauh dan naik turun, dengan ojek pendaki dapat mempersingkat waktu. Menggunakan ojek, waktu dapat ditempuh sekitar 30-40menit, sedangkan berjalan kaki memakan waktu 4-5 jam. Pemandangan disepanjang jalan yaitu perkebunan kopi, dan dipertengahan jalan ditemui sungai kecil. Sumber air ada di Pos 1, menuruni lembah di sebelah barat pos 1. Area camp bisa dibuat hingga 4 tenda, disinilah Sumber Air Terakhir untuk melakukan pendakian gunung Raung disinilah beratnya pendakian gunung Raung karna memakan waktu yang lama dan membawa air benar-benar dari bawah

Ketinggian Pos 1: 980 Mdpl

   Sumber Air di Pos 1 sebelah Kanan turun kebawah

                                           Pos 1 ( Pos Terakhir Pendaki diantar oleh Jasa Ojek )
Pos 1 – Camp 2 (Pos 2)
Perjalanan dimulai menyusuri jalur setapak area perkebunan kopi, hingga batas pintu hutan. Jalur landai hingga Camp 2. Melewati 3 area penebangan liar. Sebaiknya pendakian menggunakan tangan panjang dan gaiter karena banyak semak-semak  duri. Banyak terdapat tampungan air dari botol air mineral di area camp. Waktu tempuh dari Pos 1 ke Camp 2 yaitu 3 ½ jam. Kapasitas bisa untuk 6 tenda.
Ketinggian Camp 2: 1.431 Mdpl
                                                                 pejalanan di Kebon Kopi
Camp 2 (Pos 2) – Camp 3
 
         Pos 2
                                                          Kami Istirahat dan makan”
 Perjalanan dilanjutkan mengikuti jalur setapak yang ada didepan camp 2. Jalur belum begitu terjal. Di sepanjang jalur, ditumbuhi pohon-pohon berduri. Waktu tempuh dari Camp 2 ke Camp 3 yaitu 1 jam 10 menit. Kapasitas bisa untuk 2 tenda.
Ketinggian Camp 3: 1.666 Mdpl
Camp 3 – Camp 4
                                 Pos 3 kami Sampai Malam jadi maaf ga ada foto di pos 3
                   dan kami camp disini untuk istirahat dan melanjut perjalanan esok harinya
Jalur yang ditempuh hampir sama dengan jalur sebelumnya. Melewati semak duri, dan pinusan. Waktu tempuh dari Camp 3 ke Camp 4 yaitu 1 ½ jam. Kapasitas bisa untuk 2 tenda, namun kontur agak miring.
Ketinggian Camp 4: 1.855 Mdpl
Camp 4 – Camp 5
Jalur mulai menanjak, semak-semak duri semakin banyak. Waktu tempuh dari Camp 4 ke Camp 5 yaitu 1 jam 5 menit. Kapasitas bisa untuk 1 tenda, dengan kontur tanah yang miring.
Ketinggian Camp 5: 2.115 Mdpl
Camp 5 – Camp 6 (Pos 3)
Jalur makin terjal dari perjalanan sebelumnya. Waktu tempuh dari Camp 5 ke Camp 6 yaitu 50 menit. Kapasitas bisa untuk 2 tenda.
Ketinggian Camp 6: 2.285 Mdpl

Camp 6 (Pos 3) – Camp 7
Jalur yang dilalui cukup terjal, menuju puncak punggungan. Pemandangan terbuka, sudah mulai ditumbuhi Edelweiss. Disebelah barat terlihat Gunung Semeru. Jika malam hari banyak tikus hutan di area camp. Waktu tempuh dari Camp 6 ke Camp 7 yaitu 1 ½ jam. Kapasitas bisa untuk 3 tenda.
Ketinggian Camp 7: 2.541 Mdpl
Camp 7 – Camp 8
Dimulai dari jalur setapak, mengikuti punggungan hingga puncak punggungan. Berpindah punggungan kearah kanan, lalu melipir punggungan dan jalur tipis. Waktu tempuh dari Camp 7 ke Camp 8 yaitu 1 jam 10 menit (tanpa beban/carrier, hanya alat panjat. Karena tim kami memulai summit dari Camp 7). Kapasitas bisa untuk 2 tenda, dengan kondisi tanah miring.
Ketinggian Camp 8: 2.876 Mdpl
Camp 8 – Camp 9 (Pos 4)
Jalur semakin menanjak, di posisi Camp 9 pemandangan mulai terbuka. Waktu tempuh dari Camp 8 ke Camp 9 yaitu 1 jam. Kapasitas bisa untuk 5 tenda.
Ketinggian Camp 9: 3.023 Mdpl
Camp 9 (Pos 4) – Puncak Bendera
Jalur yang dilalui terjal hingga ke batas vegetasi. Dipuncak kita bisa Orientasi Medan, mengenai jalur yang akan dilalui untuk ke Puncak Sejati. Waktu tempuh dari Camp 9 ke Puncak Bendera yaitu 20 menit.
Gambaran Jalur Meuju Puncak Sejati
                                                                    Pos Bendera
disinilah kita udah mulai harus jalan hati hati dan sudah start awal menggunakan peralatan climbing disini semua peralatan climbing disiapkan untuk melewati jalur yang disebut Jembatan Sirotolmustaqim 


                                                           Jembatan Sirotolmustaqim

Persiapan Climbing

                                                            Persiapan Climbing

  Puncak Bendera – Puncak 17
Melewati jalur gigiran tebing hingga ke tempat pemanjatan pertama (dibawah puncak 17). Jalur pemanjatan pertama hanya ada 2 hanger, namun hanya sisa 1 yang terpasang. Tinggi permukaan yang dipanjat 3 meter. Dilanjutkan berjalan ke atas hingga ke tempat pemanjatan kedua (Dibawah persis puncak 17). Di jalur pemanjatan kedua yang menuju Puncak 17 tidak ada hanger sama sekali. Permukaan yang dipanjat 4-5 meter. Harus sangat berhati-hati. Hanger hanya ada di Puncak 17, untuk Anchor. Perlu diketahui, hanger disini berupa pasak besi yang berlubang.

Puncak 17 – Puncak Tusuk Gigi – Puncak Sejati

          Menuju Puncak 17


Dipuncak 17, dilanjutkan berjalan kearah sisi puncak, memasang anchor di hanger paling ujung. Untuk lebih aman, Tim kami menggunakan Kernmantle sepanjang 50 meter untuk moving together menuruni Puncak 17, yang dilanjutkan melewati “Igir-igir Shirotol Mustaqim”. Setelah selesai melewati itu, dilanjutkan dengan Rapelling lagi, menggunakan Kernmantle 25 meter. Semua Kernmantle di tinggal, untuk naik kembali menggunakan Jummar.

Perjalanan dilanjutkan dengan menaiki Puncak Tusuk Gigi dan di lanjutkan ke Puncak Sejati tanpa menggunakan alat panjat (Free Climb).

                                                                  Menuju Puncak Tusuk Gigi
Menuju Puncak Tusuk Gigi
                                                               Pemasangan Bendera Merah Putih di Puncak Sejati

Dari Puncak Tusuk gigi ke Puncak sejati hanya 15 menit berjalan dan sampailah kami di puncak yang kami tuju PUNCAK SEJATI…

Expedisi Bacpaker Sapala Menuju Puncak Sejati Mt.Raung
Manajemen Perjalanan Sapala dari Jakarta Sampai di Puncak SEJATI Mt.Raung

dan berikut  Saran dari pegalaman saya :

  1. Gunakan baju lengan panjang dan celana panjang karena banyak pohon berduri di sepanjang perjalanan, dianjurkan untuk memakai sepatu yang standar untuk pendakian.
  2. Untuk perjalanan dari Jakarta bisa ditempuh , Menggunakan Kereta Api dari Stasiun Kota Jakarta menuju Stasiun Gubeng Surabaya kereta Gaya Baru Malam kalau tidak salah hehehe saya agak lupa juga maaf  dan setelah sampai disurabaya lanjut kereta Sri Tanjung Menuju Banyuangi (ehh iya jgn lupa jg kalau beli tiket kereta booking dari jauh” hari jg ya biasanya sering keabisan dan beli tiket ketera ke banyuanginya jg udh harus dipegang dan dibeli jangan udah sampe surabaya trus mau lanjut ke banyuangi naik kereta ehh keabisan tiket jadi tiket surabaya dan ke banyanginya udh harus dibeli saat msh dijakarta ya.
  3. Setiap pendaki dianjurkan untuk membawa air minimal 10 liter kata pak Suto dan meninggalkan air di tiap pos agar tidak terlalu berat membawanya tetapi saat ditinggal airnya di kubur atau di umpatkan di alanga” agar tak hilang ( maklum disana krisis air jadi klo ada pendaki lain pasti diambil), mata air terakhir berada pada pos pertama dimana sering disebut pos pak suryana atau pos 1 disebelah kiri anda atau pos dimana kita turun setelah naik ojek dari kediaman Pak.Suto disitulah pos pertama kita tracking dan menggunakan kaki.
  4. Pilih perjalanan pada pagi hari sekitar jam 8 pagi atau jam 9 pagi, matahari terbit atau pada siang hari, biasanya para pendaki hari pertama mendirikan dome pada came 2 dan came 3, kemudian hari kedua di came 6 atau langsung di came 9.
  5. Bawalah peralatan climbing minimal tali carmantel 40 meter  dan carmantel 25 meter, tali perusik, carabiner, jumar, seat hearnest atau menggunakan webbing kalau anda bisa cara membuat harnes dari webing lebih safety si kalau menurut saya heheehe
  6. Dalam melakukan summit attack dianjurkan berangkat pagi dari pos 8 atau came 9 pos paling terdekat untuk sampai di puncak bendera sampai puncak sejati kurang lebih memakan waktu 3 jam karena harus memasang alat.
  7. Dalam perjalanan melakukan summit attack harap diperhatikan lg alat” untuk climbingnya dan perhatikan langkah anda sepatu anda jagan sampai tali sepatu anda terlepas dan saat climbing tersangkut atau terinjak yg membahayakan diri anda, pokoknya perhatiin lg semuanya alat”nya dan ke safetyannya demi keselamatan diri sendiri.
  8. Pendakian Raung dibutuhkan menejemen perjalanan yang benar-benar matang apabila ingin menggapai puncak sejati tak bisa ngasal dan tak bisa duga”an atau asal tebak untuk manajemennya
  9. Alat Panjat yang digunakan 1 Tim
    1. Kernmantle statis 50 meter dan 25 meter
    2. Jummar 1
    3. Figure of Eight (FOE) 4
    4. Harness 4
    5. Autostop 1
    6. Carabiner Snap 8 buah
    7. Carabiner Screw 18 buah

    8. Sling Kernmantle 2 buah, Sling Prussik 8 buah, Sling webbing 5 buah, Sling Runner 5 buah
    ( Roji S.148.Ak-I.01 MG )

Transportasi

Pergi:
Kereta Gayabaru Malam St. Kota (Jakarta) – St. Gubeng (Surabaya) Rp. 110.000
Kereta Sri Tanjung St. Gubeng (Surabaya) – St. Kalibaru (Banyuwangi) Rp. 90.000
Ojek St. Kalibaru (Banyuwangi) – Basecamp (Rumah Pak Soeto) Rp. 20.000
Ojek Basecamp (Rumah Pak Soeto) – Pos 1 Rp. 25.000
Pulang:
Ojek Pos 1 – Basecamp (Rumah Pak Soeto) Rp. 25.000
Ojek Basecamp (Rumah Pak Soeto) – Jalan raya Kalibaru Rp. 20.000

dan kami sampai Jakarta tak mengeluarkan biaya dari banyuangi
karna saat itu kami hanya mengunakan numpang sama Truk” yang berhenti di pinggiran Banyuangi
Saran klo ga ke pepet jgn gunakan cara kami

Berikut Cerita Kami saat Pulang dari Banyuangi sampai Jakarta Menggunakan Truk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s